Kesan dan Pesan Belajar Menulis
Dengan berakhirnya semester II. Saya Cahaya Kurniawan langsung melanjuti ketingkat selanjutnya. Banyak mata Kuliah yang telah menanti dan segera akan diajarkan oleh para Dosen yang sangat Profesional dalam bidangnya. Contohnya Mata Kuliah Menulis yang diajarkan oleh Bapak Elwahyudi Panggabean .
Selain seorang dosen yang mengajarkan pemahaman dan pengetahuan baik berdasarkan Kurikulum maupun tidak bagi para Mahasiswa – Mahasiswi yang berlangsung di dalam ruang belajar, Bapak juga seorang wartawan yang selalu menjunjung tinggi integritas dan kejujuran dalam melakukan suatu pekerjaan.
Pada saat pertama kali mempelajari Mata Kuliah Menulis ini saya rasa adalah pelajaran yang kurang menyenangkan. Di karenakan waktunya yang terlalu lama dalam sekali pertemuan yaitu 4 SKS. Sehingga saya berfikir bahwa pelajaran Menulis ini adalah salah satu pelajaran yang membosankan.
Tapi, tidak halnya setelah lama – kelamaan saya mempelajarinya. Hal itu terbukti pada saat Bapak menyampaikan salah satu materi yang diajarkan, langsung dapat membuat para Mahasiswa – Mahasiswi bisa memahami apa yang telah Ia ajarkan. Di tambah lagi dengan sifat yang selalu memberi pengetahuan baru yang kebanyakan bercorak kepada keagamaan dan sosial sebelum memulai Mata Kuliah yang akan Ia ajarkan. Yang mana bertujuan untuk membuat kami semua termotivasi.
Walaupun waktu yang terdapat pada Mata Kuliah Menulis terbilang sangatlah lama. Tetapi, Bapak tidak begitu terpaku pada waktu yang telah ditetapkan oleh pihak Fakultas. Bapak Lebih mengutamakan pada tingkat pemahaman dan pengetahuan kami semua pada saat materi yang telah diajarkan selesai.
Dengan ini saya berharap bapak tetap terus berkarya dan berkreativitas dengan di dasari dengan menjunjung tinggi integritas dan kejujuran yang telah Bapak ajarkan pada kami semua. Selain itu dengan kejujuran seseorang akan mampu meraih kesuksesan sejati dalam hidup ini. Semoga apa yang telah Bapak berikan pada kami semua dapat berguna untuk kami di masa yang akan datang di dalam melanjutkan Proses Belajar.
CAHAYA KURNIAWAN





